lampu

Anda tentu sering melihat lampu berkedip pada beberapa produk elektronik yang Anda miliki,  apakah Anda tertarik untuk membuatnya sendiri ?

Jika iya, rangkaian ini mungkin layak untuk dicoba.

Rangkaian ini menggunakan IC HT2050 yang diproduksi oleh Holtek.  Karena menggunakan IC, rangkaian ini sangat sederhana dan biaya pembuatannya relatif rendah, kecuali IC-nya mungkin…  :)

Rangkaian ini dapat dioperasikan dengan menggunakan dua buah baterai A3 atau dengan menggunakan adaptor 3volt.

Lampu kedip 5 LED

lampu disco

akhirnya bisa ngebog lagi ………  kali ini gw pengen sharing tetang lampu disco. kalian semua pada tau kan lampu disco? ito loh lampu yang kelap kelip. yupz… dalam rangkaian ini gw menggunakan beban yang berupa lampu neon 150W. wow mantab, loh kok lampu neon? ya karena sumber listrik yang
digunakan adalah langsunng dari PLN. dalam rangkaian ini lampu akan menyala dan mati secara otomatis dalam waktu 1 detik

Komponen yang sangat berperan penting dalam rangkaian ini adalah Triac dan IC NE555, dimana triac itu sendiri berfungsi sebagai saklar yang pekerjaannya (sebagai sklar) diatur oleh pulsa yang dihasilkan oleh IC NE555, dan IC NE555 itu sendiri mendapat catu daya dari penyearah setengah gelombang dari D1.

nah dari pada lw semua pada pusing mendingan lanngsung aja praktekin nah nih dia gambarnya.
kalo kurang jelas di klik aja gambarnya.

Read More

adaptor

Komponent:

Component NILAI
UI LM 294CT
C1 470uF/50V Kapasitor Kramik
E1 22uF/50V Kapasitor elektrolit
R1 1 K
R2 12K
VR1 20K Potensiometer
S1 Saklar SPST

Source at Here

led bergantian

Rangkaian led ini akan Berkedip secara bergantian, Cara kerjanya ditentukan oleh IC NE555 dan transistor digunakan sebagai penguat agar setiap bagian (20 atas, 20 bawah) bekarja secara optimal. Rangkaian 555 bawah ini adalah lampu sepeda berkedip didukung dengan empat C, D atau sel AA (6 volt). Dua set 20 LED akan berkedip secara bergantian di sekitar 4,7 siklus per detik RC menggunakan nilai yang ditampilkan (4.7K untuk R1, 150K untuk R2 dan kapasitor 1uF). interval Waktu untuk dua lampu sekitar 107 milidetik (T1, LED atas) dan 104 milidetik (LED rendah T2). Dua transistor digunakan untuk menyediakan tambahan saat arus melebihi batas 200mA dari timer NE555. Sebuah LED tunggal ditempatkan dalam seri dengan basis transistor PNP sehingga 20  LED dimatikan ketika output 555  tinggi selama interval waktu T1. Tingkat output yang tinggi timer 555 adalah 1,7 volt kurang dari tegangan suplai. Menambahkan meningkatkan LED tegangan maju diperlukan untuk transistor PNP menjadi sekitar 2,7 volt, sehingga 1,7 volt perbedaan dari pasokan ke output tidak cukup untuk mengaktifkan transistor.

pengatur lampu

Rangkaian ini cocok banget buat kalian yang nggak konsisten. loh apa maksudnya? maksudnya bagi kalian yang ngerasa lampu di rumahnya kurang terang atau kurang redup. contohnya, ketika ingin tidur, biasanya menggunakan lampu tidur dimana tingkat kecerahan lampunya berbeda debgan kecerahan yang dipakai saat sedang membaca buku dan sebagainya.

rangkaian ini pada dasarnya simpel malah kalo gw bilang simpel banget, cara kerjanya lw semua tinggal mengatur potensio pada VR1, dan beban lampunya maximal 150 W. sok liat gambarnya. kalo kurang jelas di klik gambarnya.

rangkaain audio meter

 

Nih gambarnya kalo di PCB:
runnig led

 

 

 

 

led

PCB ROTATING LED

Rotating LED, !!! hal udah di bahas beberapa kali pada blog saya.
mungkin saatnya saya luncurkan PCB dari rangkaian yang pernah saya posting sebelumnya.
pembahasan bisa baca di bagian artikle terkait lainnya mulai darimekanik, gambar skematic, langkah membuat karakter, dan videonya.
berikut ini adalah screen shot dari PCB Rotating LED

terlihat bahwa rangkaiannya sangat sederhana karena mikrokontroller hanya sebagai pengontrol kelap-kelip lampu saja. sedangkan komponen lainnya hanya sensor proximity biasa seperti pada line follower robot.
sebagai penampil karakter digunakan LED yang dipasang pada posisi yang bergerak. sebab itulah project ini disebut rotating LED. perhatikan tata letak / footprint komponen pada PCB Rotating LED berikut ini.

PCB dibagi menjadi 3 bagian yaitu bagian sensor, bagian system dan bagian dispaly.
1. bagian sensor dihadapkan pada bagian berputar sehingga menjadi seperti rotary encoder.
2. bagian display diletakkan pada bagian yang bergerak mengayun atau berputar (sesuai selera).
3. bagian system diletakkan di bagian yang tetap (diam)

3 Tanggapan to “lampu”

  1. nice inpoh
    nih sob ad video rotating LED yg patut diliat:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: