rangkaian baru

rangkaian led

Tujuan : mensimulasikan nyala LED melalui SBC (single board computer) menggunakan Rabbit 3400

Yang diperlukan :

– rangkaian LED

– SBC RabbitCore RCM3400 menggunakan bahasa pemrograman “Dynamic C”

Rangkaian Elektronika

 

led-8.jpgSpec :

LED1 – LED8

Resistor 390 ohm

Inverter (IC 74LS06)

16-pin port (kenapa 16? padahal cuma butuh 10 pin. Karena di lab cuma ada port itu :p )

Rangkaian disusun seperti gambar di samping. (catt : dari port, tidak masuk ke 1 titik, tapi masing-masing ke pin yang berbeda, karena gambarnya pake visio jadi tidak available)

 

IC 74LS06

74ls06.jpgIC 74LS06 berisi 6 buah inverter. Dengan :

pin 1 (input 1A)

pin 2 (output 1Y) sd pin 12 (output 6Y) dan pin 13 (input 6A)

pin 14 untuk VCC (normal 5v)

pin 7 untuk ground


blog-diag-8led.jpg

Output inverter masing-masing dihubungkan ke LED 1-8.

Karena hanya ada 6 inverter, maka dibutuhkan 2 buah IC 74LS06. LED 7 dan LED 8 dihubungkan pada IC ke-2.port-sbc.jpg

 

 

 

Keseluruhan input dihubungkan ke port seperti gambar di kanan yang merupakan interface dari SBC.

Tidak semua port SBC ini dipakai. Hanya 12 port teratas.. Dan ternyata, aku baru sadar, hanya tersedia interface untuk 7 LED.. jadi LED 8 ‘idle’

 

~~~

Catatan pinggir :Kerjaan pertama ini cukup bisa jadi “pemanasan”. Baru ngeh ketika akhirnya kembali pegang solder, timah, tang jepit, baca resistor, bedain kaki LED, dkk.. “lulusan elektro yang sudah asing sekali dengan ‘basic’-nya“

 

 

 

 

Membuat PCB kadang merupakan hal yang susah bagi pemula elektronika,  karena langkah-langkah yang diperlukan terkesan terlalu banyak, namun dengan program diptrace, Anda dapat membuat PCB berkualitas hanya dalam hitungan menit, gak percaya nih? Coba aja tutorial saya ini.

 

 

Mengenal Diptrace

 

Diptrace ialah software untuk menggambar skema dan membuat PCB professional dalam waktu singkat.  Setelah Anda install dan Anda jalankan programnya, untuk memulainya:

 

  1. Pilih menu File | Titles and Sheet Setup,  pilih ANSI A pada sheet template, dan Anda dapat menghilangkan grid dengan menekan F11.

 

 

Gambar 1.  Menset Titles dan Sheet

 

  1. Setelah Itu klik pada bagian Titles di kanan bawah untuk memberi nama sheet Anda

 

 

 

Gambar 2.  Memberi properi pada field keterangan

 

  1. Diptrace memiliki library yang banyak dan up to date. Anda dapat melihat library  melalui menu Library | Library setup,serta untuk menambahkan/menghapus library.

 

 

Gambar 3.  Fasilitas Library setup

  1. Selanjutnya, Anda dapat meletakkan komponen, kita buat rangkaian kelap –kelip 2 LED, pilih transistor pada menu dan pilih transistor 2N4401 sebanyak 2bh.

 

 

 

Gambar 4. Meletakkan komponen

 

  1. Letakkan juga 4 buah resistor, dan 2 buah kapasitor, serta 1 buah baterai.   Untuk mengubah posisi transistor, dapat Anda klik kanan pada transistor tersebut, lalu pillih Flip | Horizontal.

 

Gambar 5.  Properti komponen

 

  1. Lalu rangkailah rangkaian ( Astable flip-flop) yang dulu pernah Anda buat mungkin waktu di bangku SMP zadoel  hehehe,  seperti gambar berikut :

 

 

Gambar 6. Rangkaian kelap_kelip 2 LED

 

  1. Untuk baterai, kebetulan belum ada patternnya, jadi Anda tambahkan melalui klik kanan pada baterai tersebut, lalu klik button Add, dan pilih library misc.lib, lalu pilih BAT-2.

 

 

Gambar 7.  Membuat pattern baterai

 

8.  Jreng –jrengggg … sudah jadi boo, tinggal Anda klik menu File | convert to PCB atau CTRL + B ajahh, langsung deh terbuka dokumen PCBnya, susun yang rapi nanti  jadinya seperti gambar di  bawah ini:

 

 

Gambar 8.  Susunan komponen sebelum diroute.

 

9.  Selanjutnya klik menu Route | Run Autorouter, maka otomatis program akan meroute rangkaian kita. Tempelkan text untuk pemanis, biar ketahuan itu PCB yang buat siapa.

 

 

Gambar 9. Hasil routing dan penambahan text

 

10.  Anda dapat mengatur besar jalur melalui Net properties dengan cara klik ganda pada jalur tersebut, lalu klik print priview jika ingin melihat hasil  dan melakukan percetakan ke printer. Jalur berwarna merah ialah bottom layer, sedangkan berwarna hitam ialah top layer.

 

Gambar 10.  Tampilan 2 layer

 

Gampang bukan diptrace, Anda pasti bisa, atau  jika Anda ingin mencoba untuk membuat rangkaian yang lebih rumit melalui training, dapat mengikuti workshop  yang diadakan oleh e- Technology Center.  Semoga berguna J.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: